
Gresik, 16 Juli 2025 — Suasana semangat dan kesungguhan begitu terasa di lingkungan SMP Al-Azhar Menganti selama lima hari pelaksanaan Kuliah Umum Sekolah (KUS), yang digelar sejak Senin, 14 Juli hingga Jumat, 16 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi pembuka bagi siswa kelas 9 untuk menapaki tahun terakhir mereka di bangku SMP, sekaligus momen untuk menyatukan kembali semangat, niat, dan tekad dalam belajar.
Kegiatan setiap pagi diawali dengan Sholat Dhuha dan pembacaan surat pilihan, sebagai bentuk penyegaran spiritual sekaligus pembiasaan ibadah yang sudah menjadi bagian dari kultur sekolah. Hari pertama diisi dengan pembukaan oleh panitia dan pengumpulan berkas administrasi siswa seperti legalisir ijazah dan fotokopi KK. Tidak hanya urusan administratif, siswa juga mendapatkan pembinaan Al-Qur’an yang dibimbing oleh Tim Al-Qur’an.
Ustadz H. Syamsul Anwar, S.Ag, salah satu pemateri, membuka dengan pesan menyentuh, “Anak-anak, belajar itu bukan hanya soal nilai, tapi soal keberkahan. Kita ingin ilmu yang masuk ke hati, bukan sekadar ke kepala.” Kalimat ini langsung menancap dalam hati para siswa yang hadir dengan wajah-wajah penuh harap.
Memasuki hari kedua, siswa diajak untuk memahami secara lebih dalam sistem ujian dan syarat kelulusan, yang dijelaskan langsung oleh Tim Kurikulum. Dengan gaya penyampaian yang santai namun padat, siswa diajak memahami bahwa kelas 9 bukan hanya tentang ujian akhir, tapi juga tentang kedewasaan, tanggung jawab, dan perencanaan masa depan.
Hari-hari berikutnya tak kalah bermakna. Materi Adab Mencari Ilmu, Pemantapan Tajwid, hingga Bahaya Pergaulan Bebas disampaikan secara bergiliran oleh para guru dengan pendekatan yang dialogis dan menyenangkan. Ustadz M. Miftakhul Irfani, S.Pd, yang membawakan dua sesi berbeda, menegaskan pentingnya keterampilan membaca Al-Qur’an dengan benar. Sementara itu, Ibu Dwi Wilujeng Fattikasari, S.Pd memberi pemahaman tentang pentingnya menjaga diri di tengah era digital dan pergaulan bebas, dengan contoh-contoh yang dekat dengan dunia remaja.
Di akhir kegiatan, suasana menjadi lebih haru namun penuh optimisme. Dalam sambutan penutupnya, Kepala SMP Al-Azhar Menganti, Ustadzah Anarisa, M.Pd, menyampaikan pesan hangat kepada seluruh siswa. “Anak-anakku, KUS ini bukan hanya pembuka tahun ajaran, tapi juga bekal perjalanan kalian ke depan. Jadikan ini sebagai momentum untuk menjadi lebih dewasa, lebih terarah, dan tetap dalam jalur kebaikan.”
Rangkaian KUS resmi ditutup pada Jumat siang. Namun semangat yang tumbuh selama lima hari ini diyakini akan terus hidup dalam diri siswa. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas awal tahun, tetapi ruang penyemaian nilai-nilai yang akan tumbuh seiring waktu—menjadi bekal menghadapi tantangan kelas 9 dan masa depan yang menanti.
Tinggalkan Balasan